Minggu, 04 Juni 2017

Jelang Nishfu Syaban, IPPNU Kalinyamatan Latihan Buat Lampion

Jepara, Ribath Nurul Hidayah. Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPPNU kecamatan Kalinyamatan memberikan latihan keterampilan kepada kader IPPNU se-kecamatan, bertempat di MTs Al-Falah Margoyoso. Mereka diberikan keterampilan berupa latihan membuat lampion untuk persiapan tradisi ‘Nishfu Sya’ban’. 

Ketua PAC IPPNU Kalinyamatan, Inayatul Arofah mengatakan kegiatan yang dilakukan belum lama ini merupakan agenda keputrian yang dijalankan pihaknya. Tujuannya untuk memberdayakan kader IPPNU se-Kalinyamatan. Keterampilan katanya merupakan salah satu bekal untuk memasuki ranah pekerjaan.  

Jelang Nishfu Syaban, IPPNU Kalinyamatan Latihan Buat Lampion (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Nishfu Syaban, IPPNU Kalinyamatan Latihan Buat Lampion (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Nishfu Syaban, IPPNU Kalinyamatan Latihan Buat Lampion

Dipilihnya lampion, jelas Arofah bersamaan dengan momen menjelang nisfu sya’ban. “Sesuai dengan tradisi yang berjalan di Kalinyamatan dan sekitarnya sejak awal Sya’ban warga menjajakan lampion dan sejenisnya di sekitar jalan. Sehingga pas jika kader IPPNU diberikan latihan membuat lampion yang bisa diperjualbelikan hasilnya untuk kepentingan organisasi,” paparnya. 

Ribath Nurul Hidayah

Saiful Hadi, Ketua PAC IPNU Kalinyamatan yang turut hadir menjelaskan proses pembuatannya. Bahan yang dipersiapkan tuturnya berupa balon, benang, lem dan kawat. 

Ribath Nurul Hidayah

Langkah pertama, lanjut Saiful balon ditiup. Setelah itu, dililit dengan benang melingkar tidak beraturan. Di sela-sela melilit dicampur pula dengan lem fox. Selanjutnya dililit dengan benang untuk kesekian kalinya lagi. “Agar bisa kering, balon dijemur sampai garing,” tambahnya. 

Langkah selanjutnya, balon diletuskan sehingga akan terbentuk lilitan benang yang lumayan kaku. “Mulai langkah tersebut benang mulai dirangkai. Bagian atas dilubangi sesuai ukuran bola lampu yang diikat dengan kawat,” imbuhnya. 

Agar tambah indah, perlu ditambah aksesoris pendukung berupa tali maupun aksesoris yang lain. “Lampion yang sudah jadi saat dipasang di bola lampu pada malam hari akan menyala sesuai warna lilitan benang yang dibuat,” paparnya. 

Redaktur    : A. Khoirul Anam

Kontributor: Syaiful Mustaqim

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Pondok Pesantren, Daerah, Aswaja Ribath Nurul Hidayah

MW NU Cepu Dilantik

Cepu, Ribath Nurul Hidayah. Bertempat di Pertigaan Mustika Plaza Cepu dan dihadiri lebih dari 10.000 nahdliyin, MWC NU Kec Cepu bersama PAC GP Ansor Kec. Cepu mengadakan pelantikan pengurus yang dibarengkan dengan pengajian umum dalam rangka Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1433 H. 

MW NU Cepu Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)
MW NU Cepu Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)

MW NU Cepu Dilantik

Dalam sambutan tunggal, Bupati Blora menyampaikan rasa salutnya kepada Pengurus MWC NU Kec Cepu yang bisa mengadakan event yang sebesar ini, dan ia mengucapkan selamat bertugas kepada pengurus MWC NU dan PAC GP Ansor Cepu yang dilantik agar bisa mengemban amanah.

Habib Luthfi yang semula direncanakan bisa rawuh, karena ada sesuatu dan lain hal akhirnya urung hadir di Cepu. Hadirin agak terobati kekecewaannya oleh penampilan orkes gambus pimpinan Habib Zaenal Abidin (putra dari Habib Luthfi) serta tarian sufi "whirling" khas Turki pimpinan KH Budi Harjono yang cukup menghibur.

Ribath Nurul Hidayah

Kiai  Muzammil yang datang dari PWNU Jawa Tengah mengatakan bahwa tantangan pengurus saat ini cukup berat. selain NU rentan dengan perpecahan karena berbagai macam proses "Pemilu" juga gencarnya serangan dari kelompok "Wahabi".

Ribath Nurul Hidayah

Redaktur   : Mukafi Niam

Kontributor: Didik Abu Ikul

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Nahdlatul Ulama, Amalan Ribath Nurul Hidayah

Sabtu, 03 Juni 2017

Siap Jadi Tujuan Wisata, LPBINU dan Fatayat Jepara Adakan Pelatihan Ecobrick

Jakarta, Ribath Nurul Hidayah. Salah satu tantangan berat yang dihadapi Kabupaten Jepara dalam pencanangan menjadi daerah wisata adalah berserakannya sampah-sampah nonorganik yang menyebar di tempat-tempat tujuan wisata.?

Siap Jadi Tujuan Wisata, LPBINU dan Fatayat Jepara Adakan Pelatihan Ecobrick (Sumber Gambar : Nu Online)
Siap Jadi Tujuan Wisata, LPBINU dan Fatayat Jepara Adakan Pelatihan Ecobrick (Sumber Gambar : Nu Online)

Siap Jadi Tujuan Wisata, LPBINU dan Fatayat Jepara Adakan Pelatihan Ecobrick

Mengantisipasi persoalan tersebut, LPBI dan PC Fatayat NU Kabupaten Jepara menggelar kegitan “Pelatihan Ekobrick” pada Ahad (12/3) di Gedung PCNU Jepara, Jl. Pemuda 51 Jepara.?

Perlatihan bertema “Menumbuhkan dan Menggali Kreativitas Perempuan dalam Eksistensinya Memerangi Sampah Plastik” menghadirkan mentor tim Ekobrick LPBI NU Jepara. Sebanyak 200 orang terlibat dalam kegiatan ini, mereka berasal dari PAC dan Pengurus Ranting Fatayat NU se-Kabupaten Jepara.

Wakil Ketua PCNU Jepara H Hisyam Zamroni berharap warga nahdliyyin di Kabuptaen Jepara siap menghadapi tantangan global khususnya dalam bidang pariwisata.

Ribath Nurul Hidayah

“Kegiatan ini sangat penting dalam menghadapi tantangan global di bidang pariwisata. Karena bidang tersebut memerlukan kesiapan dan kekuatan budaya, sosial, ekonomi, lingkungan hidup khususnya tata kelola lingkungan melalui bentuk ekobrick ini,” kata Hisyam kepada Ribath Nurul Hidayah melalui wawancara tertulis.

Dalam pelatihan tersebut juga dilakukan praktik ekobrick yang berdaya guna, di antaranya pembuatan souvenir, perabotan rumah tangga, dan berbagai barang hiasan.

Ketua PAC Fatayat Kecamatan Keling mengungkapkan, setelah mengikuti pelatihan, PAC Fatayat Keling akan melatih Pengurus Ranting Fatayat desa sekitar.

“Agar anggota Fatayat mampu memanfaatkan sampah nonorganik menjadi souvenir untuk dijual kepad para wisatawan di lokasi wisata Benteng Portugis dan panorama indah Tempur. Lokasi tersebut dekat dengan Kecamatan Keling,” kata Wahyuni.

Selain Benteng Portugis dan Tempur, di Kabupaten Jepara terdapat sejumlah lokasi wisata lainnya, seperti Kepulauan Karimunjawa, Pantai Kartini, air terjun Songgo Langit. (Kendi Setiawan/Fathoni)

Ribath Nurul Hidayah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Jadwal Kajian, Hikmah Ribath Nurul Hidayah

Jumat, 02 Juni 2017

Meski Geram Karena Dihujat, Kepala Banser Batam Tetap Dingin

Batam, Ribath Nurul Hidayah

Sejumlah anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau meradang atas ujaran kebencian dilontarkan YD, seorang jurnalis perempuan di daerah itu melalui akun media sosialnya.

YD dalam statusnya mempertanyakan Banser pernah mengaji atau tidak. Ia juga mempertanyakan apakah Banser kumpulan preman yang menjual agama. Dalam statusnya itu pula, perempuan berasal dari Provinsi Riau tersebut menuding Banser ialah kumpulan orang menyebalkan sehingga pantas dibubarkan.

Meski Geram Karena Dihujat, Kepala Banser Batam Tetap Dingin (Sumber Gambar : Nu Online)
Meski Geram Karena Dihujat, Kepala Banser Batam Tetap Dingin (Sumber Gambar : Nu Online)

Meski Geram Karena Dihujat, Kepala Banser Batam Tetap Dingin

“Pernyataan yang bersangkutan karena reaksi spontan menanggapi isu pembubaran pengajian Khalid Basalamah oleh GP Ansor Sidoarjo, Jawa Timur. Namun kita giring terus untuk fokus pada subtansi masalah,” papar Alumni Susbanpim II PP GP Ansor, Khoirul Anam, di Batam, Senin (6/3).

Pertemuan dengan YD bisa dilakukan atas mediasi mantan Ketua GP Ansor Kota Batam yang merupakan general manager tempat YD bertugas.

“Insya Allah, kami mengedepankan rasa kekeluargaan dengan YD kendati awalnya alot dan menolak didokumentasikan. Bahkan yang bersangkutan sempat akan meninggalkan lokasi mediasi. Kami tegaskan, jika tidak mau menyelesaikan secara kekeluargaan, kami akan membawanya ke ranah hukum,” papar Anam.

Ribath Nurul Hidayah

YD akhirnya mengurungkan niat meninggalkan lokasi mediasi dan selanjutnya membuat surat pernyataan permohonan maaf dan tidak akan mengulangi ujaran kebencian. Pernyataan itu ditandangani yang bersangkutan serta bermaterai.

Ribath Nurul Hidayah

Penolakan terhadap Khalid Basalamah tak hanya terjadi di Sidoarjo. Tapi juga di beberapa tempat seperti di Gresik, Surabaya, dan Mojokerto, Jawa Timur.

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Anwar Nasir, sebagaimana dilansir Republika menegaskan pihaknya sudah menyarankan agar Khalid tak berceramah pada pengajian Sabtu (5/3) pagi di Masjid Shalahudin Sidoarjo.

Saran itu disampaikan kepolisian kepada panitia karena adanya penolakan dari GP Ansor Sidoarjo.

“Ketegangan memang ada. Tapi tidak ada pembubaran jamaah pengajian. Jamaah tetap di masjid karena panitia hanya meminta Khalid menghentikan ceramah,” tegas Kapolresta.

Ketua PC GP Ansor Sidoarjo, Riza Ali Faizin menyayangkan informasi beredar di sejumlah media tidak sesuai fakta di lapangan.

“Berita yang beredar di media kita melakukan pembubaran dan bentrok bahkan merusak masjid. Masya Allah, tidak ada satu pun aset rumah Allah yang dirusak dan dikotori oleh Ansor dan Banser NU,” kata Riza menegaskan. (Gatot Arifianto/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Humor Islam Ribath Nurul Hidayah

SMP dan SMA Ma’arif 1 Pamekasan Diwisuda

Pamekasan, Ribath Nurul Hidayah?

SMP-SMA Maarif 1 Pamekasan menggelar wisuda siswa dan siswi yang lulus dari sekolah itu, Kamis (29/6) malam. Ketua PC LP Maarif NU Pamekasan Asir mengatakan, pelaksanaan wisuda sangat istimewa, acara demi acara sampai pemberian hadiah kepada lulusan terbaik, didesain sebaik mungkin.

SMP dan SMA Ma’arif 1 Pamekasan Diwisuda (Sumber Gambar : Nu Online)
SMP dan SMA Ma’arif 1 Pamekasan Diwisuda (Sumber Gambar : Nu Online)

SMP dan SMA Ma’arif 1 Pamekasan Diwisuda

"Para guru putra pakai jas lengkap dan ibu gurunya pakai kebaya yang islami. Ini perlu ? terus dipelihara," tegas Rektor Universitas Islam Madura tersebut.

Sementara itu, sambutan atas nama wali siswa diwakili oleh Komite Sekolah SMP dan SMA Maarif 1 Pamekasan Busiri. Pihaknya mengucapkan terima kasih atas perjuangan para dewan guru yang telah mendidik selama 3 tahun. Ia memohon maaf atas segala kesalahan dari para siswa.

Prosesi wisuda tahun ini dipimpin Kepala SMP Maarif Makmun Abrori didampingi lima orang guru. Usai diwisuda, para siswa bermanaaf-maafan kepada semua dewan guru yang sudah siap berjejer di depan panggung.

Ribath Nurul Hidayah

Prosesi wisuda diawali dengan pawai obor. Itu sebagai simbol semangat dan agar keberadaan ? SMP dan SMA selalu menjadi penerang bagi masyarakat dan siswa juga bisa memancarkan syiar perjuangan NU di masa sekarang dan masa ? yang akan datang.

Acara tersebut dihadiri Rais Syuriyah PCNU Pamekasan KH Mannan Fudoli, Sekretaris PCNU ? Abdurahman Abbas, Wakil Ketua NU K Munafi dan perwakilan banom dan lembaga NU seperti Lesbumi, Pagar Nusa, Lakpesdam, LPNU dan lainnya.?

Dari kalangan pejabat, terlihat Ketua DPRD Halili, Ketua Komisi 1 DPRD Ismail, Ketua Komisi 4 Sahur Abadi, Kepala Disdik Pamekasan Ahmad Tarsun, Kacabdin Pamekasan Provinsi Jatim Slamet Goestiantoko dan para pejabat lain. (Hairul Anam/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah

Ribath Nurul Hidayah Kajian, Internasional, Ulama Ribath Nurul Hidayah

HTI Izin Isra’ Mi’raj, Isi Acara Indoktrinasi Khilafah

Jember, Ribath Nurul Hidayah

Para anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jember tidak grusa-grusu dalam menuntut kepolisian untuk membubarkan acara HTI yang digelar di New Sari Utama, Jember, Ahad (1/5) dengan tema “Muktamar Tokoh Umat 1437 H” tersebut.

Menurut Komandan Banser Jember Kholidi Zaini, pihaknya sudah mewanti-wanti agar acara tersebut tidak diselingi dengan pidato atas doktrinasi soal khilafah. Sebab, izin keramaiannya adalah peringatan isra’ mi’raj. “Tapi kenyataannya ada juga kegiatan ceramah soal khilafah. Ini kan tidak benar. Akhirnya kami bergerak,” katanya.

HTI Izin Isra’ Mi’raj, Isi Acara Indoktrinasi Khilafah (Sumber Gambar : Nu Online)
HTI Izin Isra’ Mi’raj, Isi Acara Indoktrinasi Khilafah (Sumber Gambar : Nu Online)

HTI Izin Isra’ Mi’raj, Isi Acara Indoktrinasi Khilafah

Sementara itu, hingga Ahad (1/5) malam Polres Jember masih memeriksa ketua panitia acara tersebut, Fakhri. Pasalnya, polisi menilai mereka telah melanggar perjanjian yang telah disepakati dengan aparat keamanan. Kesepakatan tersebut adalah acara itu murni memperingati isra’ mi’raj. Bukan menyebarluaskan soal khilafah.

Ribath Nurul Hidayah

“Kalau acara isra’ mi’raj silakan. Tidak ada satu pun ormas yang boleh mengganggu dan menghentikan acara itu. Kami yang akan melindungi. Tapi kalau sudah disisipi soal khilafah, itu artinya melanggar kesepakatan,” ungkap Kapolres Jember, Sabilul Alif. (Baca: Diminta Teken Surat Pernyataan, HTI Pilih Bubarkan Diri)

Terlepas dari itu, acara tersebut memang dipersiapkan secara matang. Tempatnya juga megah. Jarang sekali ormas menggunakan gedung convention hall, New Sari Utama itu. Jurnalis pun diberi undangan khusus. (Aryudi A. Razaq/Mahbib)

Ribath Nurul Hidayah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Pesantren Ribath Nurul Hidayah

Kamis, 01 Juni 2017

Bangun Ekonomi Keumatan, PCNU Subang Dirikan Koperasi

Subang, Ribath Nurul Hidayah - Guna membangun ekonomi keumatan sekaligus berpartisipasi dalam meningkatkan ekonomi masyarakat secara berjamaah, PCNU Kabupaten Subang akan segara mendirikan koperasi. Proses pendirian koperasi tersebut berlangsung dalam Rapat Pendirian Koperasi PCNU Subang yang digelar di aula kantor PCNU setempat di jalan Darmodiharjo Nomor 4 Sukamelang Subang. Rabu (29/11).

"Koperasi merupakan lembaga usaha yang sesuai dengan karakter bangsa Indonesia sekaligus sesuai dengan kontitusi kita dan Koperasi PCNU Subang ini ke depan akan menaungi empat badan usaha," kata Ketua Lembaga Perekonomian PCNU Subang H Abdul Aziz di awal presentasinya.

Bangun Ekonomi Keumatan, PCNU Subang Dirikan Koperasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Bangun Ekonomi Keumatan, PCNU Subang Dirikan Koperasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Bangun Ekonomi Keumatan, PCNU Subang Dirikan Koperasi

Pertama, kata dia, badan usaha dari Koperasi PCNU Subang ini adalah Koperasi Simpan Pinjam yang anggotanya akan diisi oleh para pengurus dan jamaah NU Subang dan Koperasi Simpan Pinjam ini akan memberikan stimulus berupa modal usaha untuk mendorong dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

Ribath Nurul Hidayah

"Karena namanya koperasi simpan pinjam jadi harus bisa seimbang, jangan sampai yang pinjam lebih banyak dari yang menyimpan," selorohnya.

Badan usaha yang kedua dari Koperasi PCNU Subang ini adalah pendirian Rest Area Islami, program ini dianggap mempunyai prospek yang bagus karena saat ini jumlah wisatawan yang masuk ke Subang meningkat 20% dan untuk mendirikan rest area ini akan bekerja sama dengan pihak yang mempunyai lahan luas di sekitar jalan raya.

Ribath Nurul Hidayah

"Orang lain yang punya tanah, kita yang akan membangun nanti kita gunakan sistem bagi hasil," jelas Direktur Madani Home tersebut.

H Aziz menambahkan, badan usaha yang ketiga dari Koperasi PCNU Subang ini akan bergerak di bidang properti yaitu pendirian hunian islami untuk masyarakat Subang yang di dalamnya terdapat perumahaan rakyat dengan suasana islami. Badan usaha yang keempat adalah pembuatan market place atau pasar online yang diperuntukkan bagi penjual dan pembeli di sekitar wilayah Subang.

Dari keempat program Koperasi PCNU Subang tersebut, badan usaha yang langsung disepakati dan langsung direalisasikan adalah koperasi simpan pinjam. Dalam rapat ini para pengurus PCNU Subang langsung urunan mengumpulkan dana awal sebagai persyaratan administrasi untuk memperoleh legalitas dari pemerintah. (Aiz Luthfi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Budaya, Sejarah Ribath Nurul Hidayah