| Kedutaan AS Kunjungi Pelatihan Perempuan Menulis di Pesantren Krapyak (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kedutaan AS Kunjungi Pelatihan Perempuan Menulis di Pesantren Krapyak
Selama setahun menjadi pejabat Kedutaan Amerika di Indonesia, ini merupakan pertama kalinya mengunjungi pesantren.Judy memaparkan kepemimpinan khususnya bagi perempuan. Menurutnya, yang dibutuhkan seorang adalah dua hal, rasa penasaran dan terbuka. Dua hal itu yang menjadi kunci keberhasilan seorang pemimpin dalam membawa anggotanya menuju sebuah tujuan.
Ribath Nurul Hidayah
Secara aktif peserta mengajukan pertanyaan yang semuanya dijawab dengan baik oleh Judy. Selain itu ia juga menyelipkan cerita pengalamannya dan contoh pengimplementasian kepemimpinan sehingga peserta dapat memahami dengan baik penjelasan darinya.Ribath Nurul Hidayah
“Saya senang karena kalian bertanya secara aktif dalam acara ini, karena itu menunjukkan rasa keingintahuan kalian akan sesuatu,” tuturnya kepada peserta di ruangan tersebut.Rangkaian pelatihan ini ditutup dengan saling bertukar souvenir antara pesantren Krapyak, Kedutaan Amerika, dan Lentera Foundation. Pihak pesantren menghadiahkan Kamus Bahasa Arab-Inggris-Indonesia karya KH Atabik Ali sebagai bentuk promosi karya asli pondok pesantren.
Adapun pelatihan menulis sesi pertama diisi dengan pelatihan oleh Pemred KR Online Ahmad Luthfi. Pada sesi ini, peserta diajak memahami dan mempraktikkan materi wawancara, penulisan hingga pengeditan pascawawancara. Sementara sesi kedua berkaitan dengan pelatihan kepemimpinan dengan narasumber Wasingatu Zakiyah.
Pada pelatihan ini ia menjelaskan apa hakikat pemimpin serta bagaimana cara memimpin sebuah kelompok dengan baik. (Aminatun/Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ribath Nurul Hidayah Quote, Kiai, Ahlussunnah Ribath Nurul Hidayah