Jumat, 30 November 2012

LPPNU Kembangkan Kurikulum Berbasis Spiritualitas

Jakarta, Ribath Nurul Hidayah. Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) kini tengah mengembangkan kurikulum sekolah lapang yang berbasis spiritualitas dalam upaya konservasi sumber daya alam dan pembangunan berkelanjutan.



LPPNU Kembangkan Kurikulum Berbasis Spiritualitas (Sumber Gambar : Nu Online)
LPPNU Kembangkan Kurikulum Berbasis Spiritualitas (Sumber Gambar : Nu Online)

LPPNU Kembangkan Kurikulum Berbasis Spiritualitas

Penyusunan kurikulum ini dilakukan bersama-sama di Jakarta pada 6-8 Agustus dengan mengundang sejumlah pengurus cabang LPPNU di Banten, DKI, Jabar dan Jateng bagian barat serta bekerjasama dengan Hanns Seidel Foundation.

Ketua LPPNU Ahmad Dimyati menjelaskan yang dimaksud berbasis spiritualitas adalah menilai pengelolaan pertanian sepenuhnya sebagai bagian dari ibadah. “Kita tak melihatnya sekedar sebagai khutbah atau ceramah, tetapi melibatkan aspek tasawwuf,” katanya dalam acara pembukaan, Jum’at (6/8).

Ribath Nurul Hidayah

Karena itu, dalam upaya penyusunan materi tersebut, LPPNU melibatkan tim yang berasal dari Jamiyyah Tarikat Al Mu’tabarah An Nahdliyyah, lembaga NU yang membidani masalah tarekat.

Ribath Nurul Hidayah

Dimyati menjelaskan, lembaganya diberi amanah oleh PBNU untuk melakukan pembangunan pedesaan, pemeliharaan sumberdaya alam dan pengembangan energi hayati. Pendekatan yang dilakukan tak semata-mata soal pengetahuan dan manajerial agribisnis, tetapi melibatkan semangat spiritualitas dan keruhanian.

“Semangat spiritualitas menjadi jiwa dai LPPNU, bukan sekear berbudidaya tanaman atau memperjualbelikan hasil, tetapi benar-benar beribadah kepada Allah,” tandasnya. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Aswaja, News, Kajian Islam Ribath Nurul Hidayah

Rabu, 21 November 2012

Sekkab Empat Lawang Apresiasi Perkembangan Muslimat NU

Empat Lawang, Ribath Nurul Hidayah . Sekertaris Kabupaten (Sekkab) Empat Lawang Suamtera Selatan Drs. Burhamsyah mengapresiasi perkembangan organisasi dan warga Nahdlatutul Ulama, khususnya Muslimat di kabupaten tersebut. 

Sekkab Empat Lawang Apresiasi Perkembangan Muslimat NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Sekkab Empat Lawang Apresiasi Perkembangan Muslimat NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Sekkab Empat Lawang Apresiasi Perkembangan Muslimat NU

Menurut dia, pada pembukaan Musyawarah II Pengurus Cabang Muslimat NU Empat Lawang di Hotel Kito Tanjung Padang Tebing Tinggi awal pekan pada Selasa (17/2), perkembangan NU dan banomnya di Empat Lawang sangat mendukung pembangunan kemasyarakatan dan keagamaan. 

Lebih lanjut ia mengatakan, sebagai kabupaten baru di Sumatera Selatan, Empat Lawang membutuhkan warga dan organisasi seperti Muslimat NU untuk membangun di baerbagai bidang, saat ini dan masa yang akan datang.

Ribath Nurul Hidayah

Sementara Ketua Pengurus Cabang Muslimat NU Nyak Hafsya pada laporan pembukaannya mengatakan, PC Muslimat NU Empat lawang dalam perkembangannya, walau masih seumur jagung, namun sudah mampu membina TK, TPA, PAUD, dan Koperasi. 

Juga, sambung Nyak Hafsya, telah mampu membentuk enam pengurus anak cabang dari 10 kecamatan. Walau demikian, dalam waktu dekat pembentukan pengurus anak cabang Muslimat NU akan terbentuk di semua kecamatan. 

Ribath Nurul Hidayah

Musyawarah Cabang Muslimat NU bertema "Mari Kita Tingkatkan Peranan Wanita untuk Terwujudnya Empat Lawang Emas sebagai masyarakt Religius" tersebut dihadiri Ketua PW Muslimat NU Sumatera Selatan, Ketua Tanfizyah NU Empat Lawang, Kakandepag Empat Lawang, 6 Pengurus anak cabang yang telah terbentuk dari 10 kecamatan dan warga NU. (Samir AR. Dota/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah RMI NU, Daerah, Pendidikan Ribath Nurul Hidayah

Jumat, 02 November 2012

IPNU Jakut Tularkan Nilai-Nilai Kepesantrenan bagi Remaja

Jakarta, Ribath Nurul Hidayah?

Sore 14 Juni 2017, IPNU Jakarta Utara membuka acara Pesantren Ramadhan di Pesantren Yatim Al-Khairiyah. Dengan mengangkat tema Ramadhan sebagai Pemersatu Pelajar dalam Menebar Kedamaian dan Keceriaan. ? Acara ini dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 14 Juni 2017 hingga 16 Juni 2017.?

Acara dibuka oleh Ketua IPNU Jakarta Utara, Herly Ramadhani dan perwakilan pihak yayasan, Ust. Abdul Hamid dengan peserta sebanyak kurang lebih 35 orang, dengan rata-rata pendidikan SMP dan SMA. Ditemui setelah acara pembukaan, Zainuddin selaku ketua panitia dan wakil ketua IPNU Jakarta Utara menyatakan tempat ini dipilih karena ingin mengadakan kegiatan pesantren Ramadhan untuk para santri juga.?

IPNU Jakut Tularkan Nilai-Nilai Kepesantrenan bagi Remaja (Sumber Gambar : Nu Online)
IPNU Jakut Tularkan Nilai-Nilai Kepesantrenan bagi Remaja (Sumber Gambar : Nu Online)

IPNU Jakut Tularkan Nilai-Nilai Kepesantrenan bagi Remaja

“Jadi mereka terbiasa dengan kegiatan yang kami buat, apalagi di antara kegiatannya adalah pengajian kitab,” tandas Zainuddin.

Ada berbagai macam agenda yang dilaksanakan, salah satu yang khas adalah pengajian Risalah Ahlusunnah wal Jama’ah karya KH Hasyim Asy’ari yang diisi oleh Muallif selaku Ketua Divisi Dakwah PC IPNU dan Muhamad Masrur sebagai Koordinator Publikasi dan Media.?

Ribath Nurul Hidayah

“Pembacaan kitab ini selama Kamis dan Jum’at jam 8.30 hingga menjelang dhuhur. Ya, meskipun ada bagian-bagian yang terlihat belum tepat jika dibaca pemula, namun kami pilihkan bagian-bagian yang sesuai dengan mereka, dalam rangka mengenal KH Hasyim Asy’ari juga sebagai pendiri NU,” papar Kholiq sebagai ketua divisi acara.?

Selain pengajian kitab, kegiatan lainnya adalah diskusi dan pengajian masalah ke-NU-an, ke-IPNU-an, serta kebangsaan dan keindonesiaan. Materi ke-NU-an diisi oleh KH Muhammad Nuruddin Rangga selaku sekretaris PCNU Jakarta Utara. Materi ke-IPNU-an diisi oleh Nashrullah, selaku Ketua Divisi Pengkaderan Pengurus Wilayah IPNU DKI Jakarta. Dan, materi kebangsaan dan keindonesiaan diisi oleh Ustz. Nur Hasanuddin sebagai ketua GP Ansor Jakarta Utara.?

Ribath Nurul Hidayah

Acara ditutup pada Jumat menjelang Maghrib, diakhiri dengan buka puasa bersama dan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim yang tinggal di pesantren. Total santunan yang diberikan sebanyak 2,25 juta rupiah yang diserahkan langsung kepada Edi sebagai perwakilan Pesantren oleh Herly Ramadhani.?

Ketua IPNU berharap semoga tahun depan bisa melaksanakan kembali acara ini dan acara lain yang berhubungan langsung dengan remaja dan pesantren, karena NU sejatinya lahir dari rahim para santri. “Kami berupaya bisa berkontribusi membuat kegiatan positif bagi para remaja di Jakarta Utara dengan nilai-nilai khas ke-NU-an dan kepesantrenan,” tandas Herly. Red: Mukafi Niam?

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Habib Ribath Nurul Hidayah