Ketua PAC IPPNU Kalinyamatan, Inayatul Arofah mengatakan kegiatan yang dilakukan belum lama ini merupakan agenda keputrian yang dijalankan pihaknya. Tujuannya untuk memberdayakan kader IPPNU se-Kalinyamatan. Keterampilan katanya merupakan salah satu bekal untuk memasuki ranah pekerjaan.
| Jelang Nishfu Syaban, IPPNU Kalinyamatan Latihan Buat Lampion (Sumber Gambar : Nu Online) |
Jelang Nishfu Syaban, IPPNU Kalinyamatan Latihan Buat Lampion
Dipilihnya lampion, jelas Arofah bersamaan dengan momen menjelang nisfu sya’ban. “Sesuai dengan tradisi yang berjalan di Kalinyamatan dan sekitarnya sejak awal Sya’ban warga menjajakan lampion dan sejenisnya di sekitar jalan. Sehingga pas jika kader IPPNU diberikan latihan membuat lampion yang bisa diperjualbelikan hasilnya untuk kepentingan organisasi,” paparnya.Ribath Nurul Hidayah
Saiful Hadi, Ketua PAC IPNU Kalinyamatan yang turut hadir menjelaskan proses pembuatannya. Bahan yang dipersiapkan tuturnya berupa balon, benang, lem dan kawat.Ribath Nurul Hidayah
Langkah pertama, lanjut Saiful balon ditiup. Setelah itu, dililit dengan benang melingkar tidak beraturan. Di sela-sela melilit dicampur pula dengan lem fox. Selanjutnya dililit dengan benang untuk kesekian kalinya lagi. “Agar bisa kering, balon dijemur sampai garing,” tambahnya.Langkah selanjutnya, balon diletuskan sehingga akan terbentuk lilitan benang yang lumayan kaku. “Mulai langkah tersebut benang mulai dirangkai. Bagian atas dilubangi sesuai ukuran bola lampu yang diikat dengan kawat,” imbuhnya.
Agar tambah indah, perlu ditambah aksesoris pendukung berupa tali maupun aksesoris yang lain. “Lampion yang sudah jadi saat dipasang di bola lampu pada malam hari akan menyala sesuai warna lilitan benang yang dibuat,” paparnya.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Syaiful Mustaqim
Dari Nu Online: nu.or.id
Ribath Nurul Hidayah Pondok Pesantren, Daerah, Aswaja Ribath Nurul Hidayah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar