Rabu, 19 Desember 2007

Ansor Jakarta Timur Rutinkan Ziarah Selama Ramadhan

Jakarta, Ribath Nurul Hidayah. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Jakarta Timur mengadakan ziarah rutin sepanjang bulan Ramadhan. Kegiatan yang dilakukan di makam Keramat Luar Batang Jakarta Utara ini dilaksanakan seminggu sekali selama bulan suci.

"Sebagai anak muda NU, kita harus mengawal dan mengamalkan tradisi, apalagi di bulan suci Ramadhan di mana setiap perbuatan baik akan mendapat pahala yang berlipat ganda," ungkap Firdaus Ibond, Komandan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Jakarta Timur, Sabtu, (20/6).

Ansor Jakarta Timur Rutinkan Ziarah Selama Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ansor Jakarta Timur Rutinkan Ziarah Selama Ramadhan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ansor Jakarta Timur Rutinkan Ziarah Selama Ramadhan

Dalam ziarah yang dimulai Sabtu kemarin tersebut, lanjut Ibond, GP Ansor dan Banser melakukan konvoi dari kawasan sekitar Banjir Kanal Timur menuju Mushala Assu’ada Jatinegara Kaum sebagai titik kumpul. Baru kemudian bersama-sama ke Keramat Luar Batang.

Ribath Nurul Hidayah

"Sekitar 50-an orang sahabat-sahabat Ansor dan Banser hadir dalam ziarah dan silaturrahim ini. Ke depan, semoga yang berpartisipasi semakin banyak," tuturnya.

Organisasi badan otonom NU yang dipimpin oleh KH. Mahmud Muzoffar ini melaksanakan ziarah selanjutnya pada Sabtu 27 Juni 2015.

Ribath Nurul Hidayah

"Ziarah besok (Sabtu selanjutnya-red) dipimpin Habib Cholil Basyaiban, mulai bada tarawih hingga dini hari menjelang sahur," tutup Ibond. (Red: Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Amalan, Warta Ribath Nurul Hidayah

Rabu, 14 November 2007

Uni Eropa Pun Tolak Akui Yerusalem sebagai Ibukota Israel

Brussel, Ribath Nurul Hidayah. Uni Eropa menolak mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel. Organisasi antar pemerintahan Negara-negara Eropa itu menekankan pentingnya solusi dua negara dan pembagian kota Yerusalem untuk menyelesaikan konflik Israel dan Palestina yang tidak kunjung usai.

Kepala Urusan Luar Negeri Uni Eropa Federica Mogherini bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Brussel Belgia, Senin (11/12). Dalam pertemuan ini, Federica menyebutkan, solusi yang paling realistis untuk mengakhiri konflik Israel dan Palestina adalah dengan diterapkannya solusi dua negara; Negara Israel dan Negara Palestina.

“Satu-satunya solusi realistis untuk penyelesaian konflik antara Israel dan Palestina adalah berdasarkan prinsip dua negara dan Yerusalem sebagai ibukota keduanya,” kata Federica saat konferensi pers dengan Netanyahu seperti dikutip aljazeera.com.

Uni Eropa Pun Tolak Akui Yerusalem sebagai Ibukota Israel (Sumber Gambar : Nu Online)
Uni Eropa Pun Tolak Akui Yerusalem sebagai Ibukota Israel (Sumber Gambar : Nu Online)

Uni Eropa Pun Tolak Akui Yerusalem sebagai Ibukota Israel

Menurut dia, Uni Eropa akan menghormati konsensus internasional soal Yerusalem sampai status akhir Kota Suci tersebut diselesaikan melalui negosiasi langsung antar banyak pihak.

Dalam pidatonya di Gedung Putih, Rabu (6/12), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengakui secara resmi Yerusalem sebagai ibukota Israel. Pernyataan Trump ini mendapatkan banyak kecaman dan kutukan, terutama dari negara-negara Islam dan juga ormas-ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU).

Ribath Nurul Hidayah

NU menilai Yerusalem bukanlah ibu kota Israel melainkan ibu kota Palestina. Selain mengecam tindakan serampangan Trump tersebut, NU juga mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk memberikan sanksi kepada Israel karena telah melakukan pendudukan atas rakyat dan negeri Palestina.

Berdasarkan Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB atas Yerusalem Nomor 252 tanggal 21 Mei 1968 dan Resolusi DK PBB Nomor 2334 tanggal 23 Desember 2016, DK tidak akan mengakui perubahan apa pun atas garis batas yang ditetapkan sebelum perang 1967. (Red: Muchlishon Rochmat)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Sholawat, Santri, Hikmah Ribath Nurul Hidayah

Ribath Nurul Hidayah

Senin, 13 Agustus 2007

Pengurus Baru NU Pati ke Depan Gerakkan Budaya Lokal

Pati, Ribath Nurul Hidayah. Untuk meneguhkan soliditas NU dalam memberdayakan umat, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pati ke depan berkomitmen melestarikan tradisi lokal. Selagi mengandung nilai-nilai positif, pendekatan tradisi lokal akan tetap relevan di tengah masyarakat.

Pengurus Baru NU Pati ke Depan Gerakkan Budaya Lokal (Sumber Gambar : Nu Online)
Pengurus Baru NU Pati ke Depan Gerakkan Budaya Lokal (Sumber Gambar : Nu Online)

Pengurus Baru NU Pati ke Depan Gerakkan Budaya Lokal

Demikian dikatakan Rais Syuriyah PCNU Pati KH Aniq Muhammadun dalam forum Musyawarah Kerja Cabang NU Pati di kompleks pesantren yang diasuhnya, pesantren Mambaul Ulum, Pakis, Tayu, Pati, Kamis (26/6).

“Kita akan terus megembangkan budaya lokal karena tidak semua tradisi lama mesti dibuang. Rasulullah Saw sendiri tidak mencampakkan ibadah Sa’i antara Shofa dan Marwah kendati budaya ini pernah dilakukan orang kafir Quraisy di masa Jahiliyah,” ujar Kiai Aniq yang ramah disapa Gus Aniq.

Ribath Nurul Hidayah

Prinsip ini sesuai ajaran Wali Songo. Sunan Kalijaga mengembangkan ajaran Islam dan menyebarkannya dengan pendekatan seni pewayangan yang memuat keteladanan di dalamnya. Dengan menampilkan budaya setempat dan kesukaan masyarakat, Sunan Kalijaga berhasil menyebarkan ajaran Islam, tandas Gus Aniq.

Ribath Nurul Hidayah

Muskercab sehari penuh ini dilanjutkan dengan Pelantikan PCNU Pati yang dihadiri seluruh pengurus baru PCNU Pati, perwakilan lembaga dan banom NU. Tampak hadir dalam pelantikan PCNU Pati di antaranya Wakil Ketua Umum PBNU H As’ad Said Ali. (Fikrul Umam/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah RMI NU Ribath Nurul Hidayah

Kamis, 07 Juni 2007

Liga Santri Nusantara 2017 Diluncurkan di PBNU

Jakarta, Ribath Nurul Hidayah?



Peluncuran Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 diluncurkan di gedung PBNU, Jakarta, Kamis malam (27/7). LSN mempertandingkan olahraga sepak bola antarpesantren di seluruh Indonesia yang akan dimulai Agustus dan berakhir Oktober.?

Liga Santri Nusantara 2017 Diluncurkan di PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Liga Santri Nusantara 2017 Diluncurkan di PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Liga Santri Nusantara 2017 Diluncurkan di PBNU

Hadir pada peluncuran LSN 2017 Menteri Pemuda dan Olahraga H. Imam Nahrawi, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, inisiator LSN H. Muhaimin Iskandar, Ketua Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) KH Abdul Ghofarozzin yang juga Ketua LSN, perwakilan dari PSSI Danurwindo.?

LSN merupakan perhelatan sepak bola akbar yang digelar sejak 2015 oleh Kemeterian Pemuda dan Olahraga. Namun, sejak 2016, LSN diadakan Kemenpora denganbekerja sama dengan Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah, asosiasi pondok pesantren Nahdlatul Ulama yang menaungi sekitar 23 ribu pesantren.?

Menurut Menpora Imam Nahrawi, LSN adalah program yang berpotensi besar untuk mencetak bibit unggul pesepakbola profesional Indonesia. Di gelaran 2015-2016, misalnya LSN menghasilkan 3 pemain yang sempat dipanggil oleh pelatih Indra Sjafri untuk mengikuti seleksi Timnas U-19,” katanya.?

Menurut dia, hal itu merupakan prestasi yang membanggakan dari kalangan pesantren yang telah menunjukkan nilai-nilai sportivitas dan kerja sama untuk mengangkat semangat persatuan.?

Ribath Nurul Hidayah

“Tagline dari pesantren untuk NKRI diharapkan dapat memperkuat rajutan dan keutuhan bangsa, melalui sepka bola,” lanjutnya.?

Peluncuran dilakukan dengan tendangan bola dari Imam Nahrawi kepada Ketua RMINU KH Abdul Ghofarozzin. Kemudian keduanya membubuhkan tanda tangan di bola tersebut. Turut menandatangani di bola tersebut Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, inisiator LSN H. Muhaimin Iskandar, dan Danurwindo. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah

Ribath Nurul Hidayah Tokoh, Khutbah Ribath Nurul Hidayah

Jumat, 06 April 2007

NU Probolinggo Minta Pemkot Tertibkan Hiburan di Siang Hari

Probolinggo, Ribath Nurul Hidayah - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Probolinggo meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo untuk membuat surat edaran (SE). Hal ini dimaksudkan agar pihak pengelola hiburan membatasi layanan pengunjungnya hanya di malam hari.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua NU Kota Probolinggo H Ahmad Hudri, Senin (6/6). Menurutnya, surat edaran itu berisi tentang pengaturan warung, restoran dan sejenisnya untuk tidak membuka pelayanan di siang hari. “Kalau terpaksa maka harus ditutup dengan tabir agar tidak terlalu mencolok,” katanya.

NU Probolinggo Minta Pemkot Tertibkan Hiburan di Siang Hari (Sumber Gambar : Nu Online)
NU Probolinggo Minta Pemkot Tertibkan Hiburan di Siang Hari (Sumber Gambar : Nu Online)

NU Probolinggo Minta Pemkot Tertibkan Hiburan di Siang Hari

Selain itu jelas Hudri, selama Ramadhan Pemkot harus menutup rumah hiburan malam, karaoke keluarga dan sejenisnya yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah puasa. “Bagi yang melanggar mohon untuk dicabut izinnya dan ditutup secara permanen,” jelasnya.

Penataan dan pengaturan para penjual takjil di pinggir jalan agar tidak mengganggu pengguna jalan. Pelarangan tempat bermain anak, odong-odong dan yang sejenis dengan itu di sekitar Masjid Agung Raudlatul Jannah pada malam hari terutama di saat pelaksanaan shalat tarawih dan tadarus.

Ribath Nurul Hidayah

“Yang paling penting lagi harus ada penataan pedagang dan mengantisipasi seluruh taman dan ruang terbuka hijau yang dapat dijadikan tempat mesum (asusila) dan rentan adanya tindak kejahatan,” tegasnya.

Ribath Nurul Hidayah

Menurut Hudri, surat edaran ini penting dikeluarkan oleh Pemkot Probolinggo untuk memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa. Selain itu juga untuk menambah kekhusyu’an menunaikan ibadah puasa.

“Mudah-mudahan dengan adanya surat edaran ini nantinya masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dan ibadah yang lain dengan tenang dan tidak ada gangguan apapun yang dapat mengurangi pahala puasanya,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Tegal, Berita, Santri Ribath Nurul Hidayah

Minggu, 25 Maret 2007

Hilal Awal Bulan Terlihat di Gresik

Jakarta, Ribath Nurul Hidayah. Hilal atau bulan sabit awal bulan Shafar 1434 H terlihat di balai rukyat bukit Condro Dipo Gresik dalam kegiatan rukyatul hilal, Jum’at (14/12) petang.

Hilal Awal Bulan Terlihat di Gresik (Sumber Gambar : Nu Online)
Hilal Awal Bulan Terlihat di Gresik (Sumber Gambar : Nu Online)

Hilal Awal Bulan Terlihat di Gresik

Demikian diinformasikan oleh Ketua Lajnah Falakiyah PBNU KH A. Ghazalie Masroeri. “Dengan demikian tanggal 1 Shafar jatuh pada hasi Sabtu 15 Desember 2012, atau dimulai malam ini,” katanya kepada Ribath Nurul Hidayah, Jum’at malam.

Rukyatul hilal yang dilakukan pada 29 Dzulhijjah atau jelang tahun baru hijriyah kemarin di berbagai titik tidak berhasil melihat hilal, sehingga tanggal 29 Muharram atau pelaksanaan rukyat awal Shafar baru dilaksanakan hari ini, atau mundur satu hari dari tanggal yang tertera dalam almanak NU.

Ribath Nurul Hidayah

Menurut KH Ghazalie, posisi ketinggian hilal pada saat dilakukan rukyat Jum’at petang sudah cukup tinggi sekitar 9 derajat di atas ufuk. Kondisi di Gresik cukup cerah sehingga hilal dapat terlihat dengan jelas oleh beberapa orang yang melakukan rukyat.

Ribath Nurul Hidayah

Penulis : A. Khoirul Anam

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Internasional Ribath Nurul Hidayah

Sabtu, 27 Januari 2007

Pergunu Kraksaan Segera Aktifkan Kepengurusan Kecamatan

Probolinggo, Ribath Nurul Hidayah. Dalam waktu dekat, Pengurus Cabang (PC) Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kota Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur akan segera mengaktifkan dan me-refresh kembali Pengurus Anak Cabang (PAC) yang ada di masing-masing kecamatan. Pasalnya, ada beberapa PAC yang kegiatannya tidak berjalan maksimal.

Hal tersebut ditegaskan oleh Sekretaris PC Pergunu Kota Kraksaan Muhlisun, Senin (21/12). Menurutnya, kepengurusannya sudah terbentuk namun kegiatannya yang tidak berjalan sesuai program kerja yang sudah disusun oleh PC Pergunu Kota Kraksaan.

Pergunu Kraksaan Segera Aktifkan Kepengurusan Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pergunu Kraksaan Segera Aktifkan Kepengurusan Kecamatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pergunu Kraksaan Segera Aktifkan Kepengurusan Kecamatan

“Alhamdulillah, kalau kepengurusan PAC Pergunu sudah terbentuk di semua kecamatan. Hanya saja masih vakum dan belum ada kegiatan yang diadakan. Hal ini mungkin terjadi karena rasa perjuangannya terhadap NU masih kurang,” ujarnya.

Ribath Nurul Hidayah

Untuk mengaktifkan kembali kepengurusan PAC ini, jelas Muhlisun, maka PC Pergunu Kota Kraksaan berencana akan mengadakan seminar dan bimbingan teknis dan lain sebagainya. “Jika upaya ini masih kurang maksimal, maka kami akan melakukan resufle kepengurusan dan akan memilih orang-orang yang memang benar-benar mau berkhidmat untuk NU,” jelasnya.

Menurut Muhlisun, pada intinya tugas utama Pergunu adalah untuk menguatkan ideologi dan menyatukan guru-guru NU. “Harapannya ke depan Pergunu bisa kuat dan kokoh di semua tingkatan, karena Pergunu adalah wadah guru NU yang akan mendidik kader-kader bangsa NU pada khususnya supaya berguna bagi bangsa dan negara,” jelasnya.

Ribath Nurul Hidayah

Menyikapi hal tersebut terang Muhlisun, beberapa waktu lalu PC Pergunu Kota Kraksan sudah melakukan rapat koordinasi (rakor) dengan PCNU Kota Kraksan agar kepengurusan di tingkat kecamatan segera aktif. (Syamsul Akbar/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah AlaNu Ribath Nurul Hidayah