Jumat, 10 April 2015

Kompas: NU Online Rujukan Islam Moderat di Dunia Maya

Jakarta, Ribath Nurul Hidayah. Harian Kompas edisi Senin, 11/1/2016 memuat artikel tentang Situs Resmi Nahdlatul Ulama, Ribath Nurul Hidayah di kolom teratas halaman 4 rubrik politik dan hukum dengan judul ‘Ribath Nurul Hidayah: Islam Moderat di Dunia Maya’. Dalam artikel yang ditulis oleh Wartawan Kompas Antony Lee tersebut, Ribath Nurul Hidayah dinilai menjadi rujukan informasi dan wacana keislaman moderat di dunia maya.

Kompas: NU Online Rujukan Islam Moderat di Dunia Maya (Sumber Gambar : Nu Online)
Kompas: NU Online Rujukan Islam Moderat di Dunia Maya (Sumber Gambar : Nu Online)

Kompas: NU Online Rujukan Islam Moderat di Dunia Maya

Dalam artikel sepanjang 16 paragraf itu, Antony Lee menggali informasi dari pemimpin redaksi (Pimred) Ribath Nurul Hidayah, Ahamd Mukafi Niam, Ketua Lembaga Ta’lif wan Nasyr (LTN) PBNU, Juri Ardiantoro, Pengajar Sosiologi Komunikasi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Triyono Lukmantoro, dan reporter senior BBC, Peter Taylor.

Antony juga memaparkan data-data terkait angka kunjungan netizen ke situs Ribath Nurul Hidayah dua tahun terakhir. Selain itu, dia juga merilis angka netizen sebagai anggota (follower dan liker) Ribath Nurul Hidayah di twitter dan facebook sebagai channel penyebaran informasi melalui media sosial.

Ribath Nurul Hidayah

Para narasumber dalam artikel itu menjelaskan wacana keislaman yang semakin kencang di dunia maya. Oleh sebab itu, menurut mereka, wajah Islam moderat harus terus menerus dikampanyekan guna menangkal gerakan radikal.

“Internet menjadi wilayah dakwah, terutama untuk menghadapi kelompok lain yang cara beragamanya keras,” ujar Ketua LTN PBNU, Juri Ardiantoro dalam artikel itu.

Ribath Nurul Hidayah

Para narasumber juga sepakat, organisasi Islam moderat di Indonesia harus lebih banyak hadir di dunia maya. Hal ini dilakukan, karena di era digital ini, para netizen mempunyai kecenderungan belajar keislaman melalui dunia maya.

“Jangan sampai internet justru didominasi penyebaran paham yang radikal,” ucap Triyono Lukmantoro dalam artikel tersebut.

Dengan memaparkan pendapat Peter Taylor, Antony Lee juga menjelaskan bagaimana penyebaran paham radikal di kalangan generasi muda dengan memanfaatkan internet. Media internet cukup potensial dalam hal tersebut, karena mayoritas pengguna internet adalah anak-anak muda. Hal ini cukup beralasan, karena menurut informasi yang terungkap, selama ini tindakan terorisme juga dilakukan oleh anak-anak muda umur belasan tahun.

Dalam paragraf terakhir, artikel tersebut mengajak kepada masyarakat dan organisasi keislaman untuk banyak terlibat menyebarkan pesan-pesan Islam rahmatan lil alamin atau Islam sebagai rahmat bagi seluruh alam di dunia maya di tengah paham radikal yang terus berusaha menancapkan eksistensinya. (Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Pertandingan Ribath Nurul Hidayah

Senin, 30 Maret 2015

SMK NU Lasem Jadi Tuan Rumah UNBK 3 SMP di Lasem

Rembang, Ribath Nurul Hidayah. Tiga SMP yang masih menumpang dalam menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Jumat (17/2) mengikuti simulasi ujian di SMK NU Lasem.

Simulasi yang digelar secara offline sebagai langkah persiapan menjelang UNBK digelar di 5 ruang ujian komputer yang ada di SMK NU Lasem. Ada 372 siswa SMP dan MTs dari 3 sekolah yang mengikuti simulasi tersebut.

SMK NU Lasem Jadi Tuan Rumah UNBK 3 SMP di Lasem (Sumber Gambar : Nu Online)
SMK NU Lasem Jadi Tuan Rumah UNBK 3 SMP di Lasem (Sumber Gambar : Nu Online)

SMK NU Lasem Jadi Tuan Rumah UNBK 3 SMP di Lasem

Menurut keterangan Kepala Sekolah SMK NU Lasem Arif Demyati, tiga sekolah tersebut diantaranya SMP NU Lasem, SMP Negeri 2 Lasem dan SMP Negeri 3 Kecamatan Lasem. Ia menambahkan, ada 150 unit komputer yang akan digunakan 2 SMP Negeri dan SMP NU Lasem.

"Jelang UNBK ada latihan, ada tiga sekolahan yang mengikuti simulasi pelatihan UNBK di SMK NU Lasem," jelasnya.

Menurut Arif, dari 372 siswa SMP yang akan mengikuti UNBK, nantinya akan dibagi menjadi tiga sif. Selain itu, ada lima ruangan yang akan dipersiapkan dan dibagi dua ruangan, dengan rincian masing-masing 2 ruangan untuk SMP negeri 2 dan 3 Lasem, dan satu ruangan akan diperuntukan SMP NU Lasem.?

Ribath Nurul Hidayah

Dari 6 SMP di Lasem yang dijadwal untuk mengikuti UNBK, satu diantaranya, menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer secara mandiri, yaitu SMP Negeri 1 Lasem. Selain itu, 5 di antara masih numpang.

Ribath Nurul Hidayah

Pihak Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahgara, masih melakukan pendataan dan validasi calon peserta ujian nasional. Data sementara, jumlah peserta ujian nasional pada tahun 2017, sebanyak 9.373 siswa, terdiri atas 4.757 siswa laki-laki dan 4.616 siswa perempuan. (Ahmad Asmui/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Halaqoh, Humor Islam, Khutbah Ribath Nurul Hidayah

Senin, 23 Maret 2015

Gus Mus: Dakwah itu Mengajak, Bukan Memusuhi

Rembang, Ribath Nurul Hidayah. Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Mustofa Bisri atau Gus Mus menyampaikan, maksud dari dakwah adalah mengajak, bukan memarahi apalagi memusuhi.

“Banyak yang tidak tahu dan salah menerapkan ayat Quran dalam berdakwah. Perintah dakwah itu ayatnya Ud’u ila sabili robbika bilhikmati wamauidzotil hasanah (Ajaklah kepada jalan tuhanmu dengan hikmah dan tutur yang baik) bukan menggunakan dalil Amar ma’ruf nahi munkar,” tutur KH Mustofa Bisri (Gus Mus)

Gus Mus: Dakwah itu Mengajak, Bukan Memusuhi (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Mus: Dakwah itu Mengajak, Bukan Memusuhi (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Mus: Dakwah itu Mengajak, Bukan Memusuhi

Kepada peserta Silaturahmi Nasional Web Admin & IT Developer Aswaja, Ahad (22/12) kemarin Pondok Pesantren Roudlatut Tholibin Rembang. Akhir-akhir ini, dakwah sering dikacaukan dengan amar maruf nahi munkar.

Ribath Nurul Hidayah

Padahal dari segi bahasa saja kedua terma itu sudah berbeda. Dakwah itu mengajak, sementara amar itu perintah nahi itu melarang. Dakwah itu mengajak kepada orang yang untuk berada di jalan Allah.

Hal tersebut disampaikan Gus Mus untuk meluruskan beberapa kesalahpahaman beberapa kalangan Islam. “Banyak orang yang hanya belajar ngaji di Google tapi merasa paling benar sendiri,” lanjut Gus Mus.

Ribath Nurul Hidayah

Sementara itu Katib PBNU KH Yahya Cholil Tsaquf dalam pembekalan kepada peserta Silatnas juga berpesan akan perlunya dakwah dengan membangun basis yang kokoh dan berjejaring dalam membangun peradaban baru sebagai strategi pilihannya sebagaimana berjejaringnya kesultanan Islam nusantara pada masa lalu.

Di penghujung acara Hari Usmayadi selaku ketua PPM Aswaja menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta terutama buat teman peserta dari Balikpapan dan NTB yang menunjukkan semangat kesepahaman dan kesamaan tujuan dalam berdakwah Islam di internet (Mukhlisin/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Nasional, Santri Ribath Nurul Hidayah

Sabtu, 28 Februari 2015

Mahasiswa ITS Peringati Dies Natalis dengan Festival Sholawat Al Banjari

Surabaya, Ribath Nurul Hidayah. Unit Kegiatan Mahasiswa Cinta Rebana (CR) ITS menyelenggarakan Festival Banjari (Fesban) ITS 2017 dalam rangka memperingati Dies Natalis ITS ke-57. Festival yang diselenggarakan di Departemen Matematika ITS ini digadang menjadi langkah awal untuk mewujudkan gagasan perlombaan banjari tingkat nasional, Sabtu (18/11).

Hal tersebut ditegaskan oleh Drs Wahyudin MEI, Pembina UKM CR ini menuturkan gelaran Fesban ini selain sebagai bentuk dalam memeriahkan Dies Natalies ITS, juga sebagai upaya mengawali gagasan Fesban di tingkat Nasional.

Ia bercerita, beberapa upaya  telah dilakukan oleh ITS untuk mewujudkan gagasan tersebut semenjak usainya Gelaran Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Mahasiswa Nasional ke-15 yang diselenggarakan oleh Direktorat Pendidikan Tinggi (Dikti).

Mahasiswa ITS Peringati Dies Natalis dengan Festival Sholawat Al Banjari (Sumber Gambar : Nu Online)
Mahasiswa ITS Peringati Dies Natalis dengan Festival Sholawat Al Banjari (Sumber Gambar : Nu Online)

Mahasiswa ITS Peringati Dies Natalis dengan Festival Sholawat Al Banjari

Hal tersebut diawali oleh Direktur Kemahasiswaan ITS, Darmaji setelah berdiskusi dengan para Wakil Rektor dan beberapa dosen ITS untuk bertukar info mengusulkan ke Dikti.

"Diskusi tersebut agar diadakan fesban tingkat nasional sebagai salah satu agenda Direktorat Kemahasiwaan," ungkap Wahyudin.

Ribath Nurul Hidayah

Selain itu, Ahmad Fahmi Rofiqi, ketua UKM CR mengungkapkan bahwa FESBAN tahun ini memiliki sedikit sentuhan yang berbeda dari tahun sebelumnya. Bersamaan dengan Festival ini, UKM Cinta Rebana juga mengadakan seminar kebudayaan yang menghadirkan UKM Rebana Modern Universitas Negeri Semarang. Salah satu tujuan kegiatan tersebut ntuk menggandeng kampus-kampus yang memiliki Unit Kegiatan Rebana untuk diajak berdiskusi mengenai rencana festival banjari nasional.

"Kita berharap kampus-kampus itu berhimpun dan bisa menjadi dorongan agar DIKTI menyelenggarakan festival banjari nasional seperti halnya MTQ Mahasiswa Nasional dan Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional," kata Rofiqi. (Zidni/Kendi Setiawan)

Ribath Nurul Hidayah

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Amalan, Ulama Ribath Nurul Hidayah

Kamis, 19 Februari 2015

UNU NTB Siap Jawab Kebutuhan Bangsa dan Dunia

Mataram, Ribath Nurul Hidayah. Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Nusa Tenggara Barat (UNU NTB) ? HR Dwi Putranto memberikan arahan kepada Citivitas Akademik yang dipimpinnya. Dia menyampaikan harapan dan sejumlah target ke depan dalam memimpin perguruan tinggi milik Nahlatul Ulama ini.

UNU NTB Siap Jawab Kebutuhan Bangsa dan Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
UNU NTB Siap Jawab Kebutuhan Bangsa dan Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

UNU NTB Siap Jawab Kebutuhan Bangsa dan Dunia

"UNU akan memfasilitasi umat dalam menjawab kebutuhan bangsa dan dunia," Katanya dihadapan puluhan Dosen di Aula Utama UNU NTB Jl Pendidikan Nomor 6 Kota Mataram, Senin (11/1).

Sebagai Perguruan Tinggi (PT) ? yang baru berdiri, lanjutnya, tentu harus bisa menjawab keraguan masyarakat, mulai dari menunjukkan kualitas yang sesuai harapan dan harus amanah.

Ribath Nurul Hidayah

Dia juga menyemangati para Dosennya, "Keikhlasan kalian ? akan berbading lurus dengan apa yang di kerjakan" yakinnya.

Kampus UNU NTB, tegasnya, akan dibangun di dekat Bandara Internasinal Lombok (BIL). "Tidak lama lagi, dua atau tiga tahun ke depan, kita akan buka Prodi Airpot Manajemen," janjinya. Dan Pertanian yang akan menjadi fokus program unggulan bagi UNU NTB, karena di Lombok adalah lahan pertanian dan tempat pengembangan varietas padi, buah-buahan, dan lain-lain.

Ribath Nurul Hidayah

Selain rektor, hadir pula Wakil Rektor I, H Adi Fadli, dan Wakil Rektor II, Baiq Mulianah mendampingi bapak rektor serta puluhan dosen. (Samsul Hadi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Hadits, RMI NU Ribath Nurul Hidayah

Jumat, 13 Februari 2015

Inilah Semarak Kegiatan Bulan Muharram Warga NU Sudan

Khartoum, Ribath Nurul Hidayah. Di Sudan, warga NU menyambut datangnya tahun baru hijriah dengan rentetan acara selama beberapa hari. Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Sudan menggelar antara lain istighotsah, shalawatan, pengajian kitab bersanad, pengajian umum, diskusi tematik, pelatihan desain intensif, malam literasi, serta pentas seni dan budaya.

Acara berlangsung sejak 18 September dan berakhir pada 24 mendatang. Beberapa kegiatan tersebut secara rinci dapat dipaparkan sebagai berikut:

Inilah Semarak Kegiatan Bulan Muharram Warga NU Sudan (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Semarak Kegiatan Bulan Muharram Warga NU Sudan (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Semarak Kegiatan Bulan Muharram Warga NU Sudan

Pentas Kaukabul Fushoha

Kaukabul Fushoha adalah sebuah kelompok belajar bahasa Arab yang dibentuk Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) NU setempat, yang fokus pada pengembangan bahasa Arab wara NU. Pada tahun baru ini kelompok ini berkesempatan tampil pada acara tahun baru yang diselenggarakan di kediaman salah satu Mustayar PCINU Sudan Syekh al Fatih Ali Hasanain.

Acara yang diliput oleh salah satu stasiun televisi Sudan ini, Nahdliyin Sudan menampilkan pembacaan puisi Arab, pidato, pembacaan cerita berbahasa Arab dan ditutup dengan mauidlah hasanah dari Syekh al Fatih. 

Ribath Nurul Hidayah

Bukan Mata Muid

Bukan Mata Muid atau yang disingkat menjadi BMM, sebuah acara talk show persembahan dari Lesbumi (Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia) yang menyajikan obrolan ringan dan santai tapi serius dengan mengangkat tema hangat dan menarik untuk diperbincangkan. Bintang tamu yang dihadirkan diantaranya staf KBRI Khartoum, Wakil Ketua PPI Sudan, Ketua PCI Muslimat NU Sudan dan salah seorang sosialita di Sudan.

Ribath Nurul Hidayah

BMM kembali berhasil membawa suasana seru di awal sampai akhir acara dengan penampilan band bentukan LESBUMI yang bernama The Zaboon’s yang di penampilan pertamanya juga sukses dalam menyemarakkan Tarhib Ramadhan di beberapa bulan yang lalu. 

Pelatihan Desain Intensif

Acara yang diselenggarakan oleh Lembaga Ta’lif wan Nasyr NU (LTNNU) ialah pelatihan desain yang dibuka untuk anggota NU dalam melatih skil dan bakat terpendam. Pelatihan tersebut meliputi CorelDraw dan Photoshop.

Pelatihan ini diselenggarakan secara intensif dengan mendata peserta yang telah mendaftarkan diri dan menghadirkan pemateri yang ahli dalam bidangnya.

Pengajian dan Pengkajian

Pengajian rutinan dwi mingguan Lembaga Dakwah “Al Hijrah” spesial PHBI Tahun Baru Hijriyah yang diselenggarakan di KBRI Khartoum bersama warga negara Indonesia di Sudan dari berbagai elemen masyarakat dan dihadiri Bapak Dubes RI untuk Sudan dan Eritrea. 

Ngaji Qur’an bersama LPQ rutinan mengawali hari Jum’at dan Sabtu selepas Subuh di PCINU Sudan dengan pembimbing Mustasyar Dr. H. M. Afifullah Rifa’i, MA serta ngaji kitab bersama Syekh Abdurrahman an Nairiy dan ijazahan sanad kitab-kitab hadist, fiqh, dan akhlaq.

Pengkajian-pengkajian umum yang diselenggarakan di sekretariat PCINU Sudan diantaranya pengkajian LAKPESDAM tentang radikalisme dan diskusi tematik dari Lembaga Kaderisasi yang mengangkat tema Dinamika PKI dalam Ragam Sudut Pandang; Merajut Sikap Kebangsaan yang dilaksanakan setelah nonton bareng film PKI.

Doa Akhir dan Awal Tahun

Pada kegiatan lailatul ijtima’ ini pembacaan istighotsah dilakukan oleh Nahdliyin saat pergantian tahun hijriah dan pembacaan sholawat Nabi Muhammad SAW setiap hari Ahad malam di sekretariat PCINU Sudan.

Harapannya, mengutip dari apa yang disampaikan oleh Rais Syuriyah PCINU Sudan,  tahun baru 1439 H ini menjadi bahan introspeksi diri menuju insan shalih akrom, manusia yang baik lagi mulia. (Muhammad Ridlo/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Pondok Pesantren, Pemurnian Aqidah Ribath Nurul Hidayah

Rabu, 11 Februari 2015

Seruan Rais ‘Aam kepada Warga NU soal Pilkada

Jakarta, Ribath Nurul Hidayah

Prosesi pemilihan kepala daerah (pilkada) yang bakal berlangsung di lebih dari seratus daerah telah menyedot perhatian warga secara umum. Tentang hal ini, Rais ‘Aam PBNU KH Ma’ruf Amin berpesan kepada warga NU untuk bersikap bijak dan mengacu pada pedoman organisasi.

“Kami minta pengurus termasuk juga para ulama NU, tidak terprovokasi untuk ikut dalam hiruk pikuk pilkada,” ujarnya dalam wawancara yang dilakukan media NU 164 Channel, Jumat (9/8), di Serang, Banten.

Seruan Rais ‘Aam kepada Warga NU soal Pilkada (Sumber Gambar : Nu Online)
Seruan Rais ‘Aam kepada Warga NU soal Pilkada (Sumber Gambar : Nu Online)

Seruan Rais ‘Aam kepada Warga NU soal Pilkada

Menurut Kiai Ma’ruf, secara organisasi NU harus bersikap netral, tidak mendukung kepada salah satu calon tertentu. Apalagi hingga merusak keharmonisan di kalangan pengurus dan kiai NU.

Ribath Nurul Hidayah

Meski demikian, warga NU secara perorangan mesti tetap ikut memilih salah satu calon sebagai bentuk partisipasi dalam pesta demokrasi ini. Hanya saja, dukungan tersebut harus diekspresikan secara sedang-sedang saja, tidak berlebihan.

“Warga Nahdliyin jangan terprovokasi hingga melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji, tidak santun,” pintanya.

Ribath Nurul Hidayah

Sebagaimana dijadwalkan, pemungutan suara dalam pilkada serentak akan dilaksanakan pada 15 Februari mendatang. Masa kampanye dan debat publik masih berlangsung hingga masa hari tenang 12 Februari nanti.

“Sebaiknya pimpinan NU harus memosisikan sikap netral, walaupun (warga) harus memilih,” pungkas Kiai Ma’ruf. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Kiai, IMNU Ribath Nurul Hidayah