Sejumlah kelompok yang bisa diidentifikasi sebagai Wahabi menolak kekerasan, intoleransi, fanatisme, dan kebencian terhadap wanita. Sejumlah data menyebutkan adanya gerakan Wahabi yang tidak menyukai kekerasan.
| Sejumlah Kelompok “Wahabi” Tolak Ajaran Kekerasan Wahabi (Sumber Gambar : Nu Online) |
Sejumlah Kelompok “Wahabi” Tolak Ajaran Kekerasan Wahabi
Demikian disampaikan pengajar UIN Sunan Kalijaga Dr Inayah Rohmaniyah dalam sebuah diskusi publik yang diselenggarakan Laboratorium Agama dan Budaya Lokal (Label) UIN Sunan Kalijaga bekerja sama dengan AIFIS (American Institute for Indonesian Studies) di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Selasa (18/11).Ribath Nurul Hidayah
Penelitian disertasi Inayah mengambil judul "Multikulturalisme dalam Kebahagiaan dari Orang Towani Tolontang dan Orang Kajang di Sulawesi Selatan sampai Orang Wahabi di Jawa Tengah". Berlandaskan penelitiannya itu, ia menolak pandangan sempit terhadap ajaran Wahabi yang keras.Peelitiannya di pesantren Madrasah Wathoniyah Islamiyah, Banyumas, Jawa Tengah, menunjukkan, ajaran-ajaran Wahabi tidak selalu menyebabkan diskriminasi berbasis gender atau melahirkan sistem representasi di mana kebencian terhadap perempuan (misoginis) menjadi simbol dominasi dan kekuasaan maskulin.
Ribath Nurul Hidayah
Menurut Inayah, dalam proses pendidikan di Madrasah Wathoniyah Islamiyah ini, kaum perempuan juga terlibat dalam proses pendidikan, baik sebagai pengajar maupun pelajar. Bahkan siswa perempuan diperbolehkan untuk terlibat dalam kegiatan-kegiatan di ruang publik, tetapi dengan syarat memakai jilbab untuk mencegah kekerasan seksual."Habitus dan praktik yang berakar pada pemahaman Wahabi dapat berperan dalam rekonstruksi identitas individu dan kolektif dan praktik yang tanpa kekerasan, tentang hubungan antara kemanusiaan dan ke-Ilahian, nasionalisme Indonesia, dan budaya Islam Jawa", pungkas pengajar di Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam itu. (Red Alhafiz K)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ribath Nurul Hidayah Halaqoh, Tokoh, Bahtsul Masail Ribath Nurul Hidayah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar