Menurut As’ad, syuriyah NU diisi oleh para kiai dengan kriteria keulamaan tertentu yang mengacu pada keilmuan dan prilaku. “Syuriyah dititikberatkan pada keilmuan dan akhlak serta ahlul hikmah,” katanya kepada Ribath Nurul Hidayah di Jakarta, Kamis (28/5) malam.
| Ini Kriteria Calon Pemimpin NU Menurut Waketum PBNU (Sumber Gambar : Nu Online) |
Ini Kriteria Calon Pemimpin NU Menurut Waketum PBNU
Untuk calon pemimpin NU di posisi tanfidziyah, khususnya ketua umum, menurut As’ad dititikberatkan pada kemampuan managemen organisasi, networking, ketegasan, kreatifitas, dan mempunyai wawasan sosial, ekonomi, politik dan kebangsaan yang memadai.Ribath Nurul Hidayah
“Ditambah satu lagi, ketua tanfidziyah harus bisa menjadi insipirasi kaum muda untuk membangun kemandirian,” kata As’ad.Ribath Nurul Hidayah
Tidak disangkal bahwa ada krisis kepemimpinan di tubuh NU baik di lingkungan syuriyah maupun tanfidziyah. “Ini akibat tidak ada kaderisasi sejak 1972,” katanya.Menurut penanggungjawab program kaderisasi PBNU itu, program kaderisasi formal penting digalakkan secara berkesinambungan untuk menyiapkan calon-calon pemimpin NU di berbagai tingkatan.
Kaderisasi formal mencakup detil-detil persoalan yang terkait dengan penguatan organisasi. “Sudah lama tidak ada kaderisasi formal, yang ada kadersasi alami, jadi terbatas pada persoalan ideologis,” pungkasnya. (A. Khoirul Anam)
Dari Nu Online: nu.or.id
Ribath Nurul Hidayah Kiai Ribath Nurul Hidayah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar