Menurutnya, kaderisasi sangat penting dan harus dilakukan secara terus-menerus agar organisasi tak kekurangan kader. “Demikian juga IPNU-IPPNU, tak boleh berhenti melakukan kaderisasi. Semakin banyak kader atau anggota maka kita semakin kokoh. Semakin banyak yang memahami nilai-nilai Aswaja sekaligus mendakwahkannya,” ucapnya.
| Kaderisasi Miliki Peran Penting dalam Organisasi (Sumber Gambar : Nu Online) |
Kaderisasi Miliki Peran Penting dalam Organisasi
Mahasiswa semester akhir Jurusan Matematika FKIP Univeritas Islam Jember tersebut ? menambahkan, dalam hal pengkaderan, IPNU-IPPNU ? selalu berada di garda terdepan dan paling awal memperkenalkan NU kepada pelajar. IPNU-IPPNU-lah yang pertama kali keluar masuk sekolah untuk merekrut anggota.?Baru setelah “lulus” IPNU-IPPNU, mereka aktif di berbagai ? organisasi sayap atau Banom NU yang lain. Dengan demikian, maka sesunguhnya IPNU-IPPNU merupakan ujung tombak untuk menanamkan pondasi ke-NU-an di kalangan pelajar.?
“Itu tugas mulya dan amanah yang wajib kita laksanakan. Dari sinilah banyak tokoh bahkan pemimpin bangsa muncul. Anggota IPNU-IPPNU saat ini adalah calon pemimpin ? NU di masa depan, dan kami harus bangga dengan itu semua,” tukasnya.
Ribath Nurul Hidayah
Makesta itu sendiri berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh 60 orang peserta. Sebelum menyampaikan meteri, Mansyur melakukan pembai’atan terhadap peserta Makesta. Sejumlah narasumber dihadirkan untuk mengasah sekaligus memperluas wawasan mereka mengenai soal kepemimpinan, organisasi dan tentu saja soal ke-NU-an. (Aryudi A. Razaq/Fathoni)Ribath Nurul Hidayah
Dari Nu Online: nu.or.idRibath Nurul Hidayah Halaqoh, Anti Hoax Ribath Nurul Hidayah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar