Minggu, 03 Desember 2017

Sekjen PBNU: Pilkada DKI Jakarta Bukti Kedewasaan Berdemokrasi

Jakarta, Ribath Nurul Hidayah. Kontestasi Pilkada DKI Jakarta telah kita lewati bersama. Berdasarkan hasil hitung cepat beberapa lembaga survei, pasangan Anis Baswedan dan Sandiaga Uno unggul atas pasangan Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat.

Sekjen PBNU: Pilkada DKI Jakarta Bukti Kedewasaan Berdemokrasi (Sumber Gambar : Nu Online)
Sekjen PBNU: Pilkada DKI Jakarta Bukti Kedewasaan Berdemokrasi (Sumber Gambar : Nu Online)

Sekjen PBNU: Pilkada DKI Jakarta Bukti Kedewasaan Berdemokrasi

Menanggapi hal itu, yang penting untuk dikedepankan adalah sikap kedewasaan dan kematangan dalam menyikapi hasil Pilkada.

Hal itu disampaikan Sekjen PBNU HA Helmy Faishal Zaini, Rabu (19/4) di Jakarta. Menurut pria kelahiran Cirebon ini, pilkada sangat menyita perhatian publik, bahkan menguras energi. 

"Pilgub DKI terbilang sangat istimewa, bukan hanya menyita perhatian publik nasional bahkan publik internasional pun ikut menyimak setiap tahapan demi tahapan serta keramaian yang menyertainya," jelas Helmy.

Lebih jauh, lanjut Helmy, ajang Pilkada DKI Jakarta bisa dijadikan momentum untuk menggunakan serta merawat akal sehat dan rasionalitas dalam menentukan pilihan. 

Ribath Nurul Hidayah

"Orang yang dewasa itu selalu bisa mempertanggung jawabkan pilihannya. Akal sehat harus digunakan dengan baik," tambahnya.

Saat dimintai tanggapan soal hasil hitung cepat, Helmy mengatakan yang berhasil menjadi pemenang tentu saja disebabkan oleh kerja keras, keuletan, keitikamahan, dan perjuangan yang sungguh-sungguh untuk merebut simpati rakyat. 

Ribath Nurul Hidayah

"Selamat kepada pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno. Yang paling penting dan harus dilakukan adalah secepat mungkin merangkul dan bersikap dewasa agar rakyat tidak semakin terpolarisasi," tambah Helmy mengakhiri. (Fariz Aliniezar/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Pesantren Ribath Nurul Hidayah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar