Kamis, 22 Februari 2018

Santri Diharap Berkhidmad kepada Masyarakat

Probolinggo, Ribath Nurul Hidayah. Pengasuh Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo KH Moh. Zuhri mengatakan seorang santri tidak hanya dituntut tekun belajar saja, tapi lebih dari itu dituntut untuk mengaplikasikan ilmu yang dihasilkan ? sebagai bentuk pelatihan sebelum pulang ke masyarakat.

"Dibentuknya Forum Komunikasi Santri (FKS) adalah sebagai wadah para santri ketika libur pesantren dalam menerapkan ilmunya. Belajar berhikmad kepada masyarakat," katanya dalam acara peringatan Nuzulul Quran di Masjid Al-Ghozali Gambiran Lumajang (12/7).?

Santri Diharap Berkhidmad kepada Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)
Santri Diharap Berkhidmad kepada Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)

Santri Diharap Berkhidmad kepada Masyarakat

FKS merupakan wadah pembelajaran santri aktif dalam berorganisasi berbasis kemasyarakatan. Karenanya tidak hanya mengadakan ? kegiatan keagamaan, akan tetapi bermacam-macam kegiatan pada umumnya seperti seminar, pondok Ramadhan, lomba-lomba dan lain sebagainya.

Ribath Nurul Hidayah

Ia juga memberi penghargaan kepada Pembantu Pengurus Pondok Pesantren Nurul Jadid (P4NJ Lumajang) ? dan Ibu-ibu PKK Gambiran yang telah bersedia bekerjasama dengan FKS-L dan menjadi pembimbing para santri.

Acara yang dihadiri lebih tiga ratus jamaah meliputi santri aktif, alumni, dan masyarakat berlangsung cukup meriah.

? "Saya senang sekali sebagai alumni melihat santri-santri yang masih berproses di pondok, namun mampu mengadakan kegiatan semeriah ini," ungkap Amin, alumni sekaligus mantan ketua FKS-L masa ibadah 2008-2009.

Ribath Nurul Hidayah

Adapun acara peringatan Nuzulul Quran dimulai sejak pukul 07.00 WIB, dengan khotmil quran, istighosah, pengajian umum dan ditutup dengan buka bersama.? (Andika Dika/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Tokoh, Nahdlatul Ulama, Humor Islam Ribath Nurul Hidayah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar