Rabu, 21 Januari 2015

Lesbumi: Dakwah Harus Menyenangkan

Klaten, Ribath Nurul Hidayah. Ketua Lembaga Seniman Budayawan Muslimin Indonesia (Lesbumi), Al-Zastrouw Ng mengemukakan konsep dakwah kultural, yakni dengan menggunakan media budaya dan seni tradisi. 

Lesbumi: Dakwah Harus Menyenangkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Lesbumi: Dakwah Harus Menyenangkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Lesbumi: Dakwah Harus Menyenangkan

“Dakwah Sekarang itu harus bisa menyenangkan masyarakat agar pesan dakwahnya sampai,” ujarnya pada malam Ramadhan di lapangan Samben, Desa Gunting, Wonosari, Klaten, pada Selasa (23/7). 

Konsep yang disebut Zastrouw itu diwujudkan dengan memadukan suara alunan gamelan, bonang, dan balungan dengan gitar, drum, serta keyboard mengiringi lagu-lagu yang dilantunkan vokalis band Padi, Fadly.

Ribath Nurul Hidayah

Diantaranya lagu Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya yang dipopulerkan oleh Bimbo. Lagu-lagu yang disajikan kemudian dikupas isi dan maknanya oleh Zastrouw dalam taushiahnya.

Sebelum acara konser malam itu, juga diadakan beberapa rangkaian kegiatan. Diantaranya acara ta’aruf dan dialog yang dilanjutkan shalat Tarawih di Pesantren Al Barokah. Selanjutnya, acara tadarus Al-Quran dan tadarus puisi bergantian sebelum pentas seni pesantren.

Ribath Nurul Hidayah

Redaktur    : Abdullah Alawi 

Kontributor: Ajie Najmuddin

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Budaya Ribath Nurul Hidayah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar