Senin, 08 Maret 2010

Keterbelakangan Ekonomi, Tantangan Besar Masyarakat

Jember, Ribath Nurul Hidayah - Salah satu tantangan  terbesar  masyarakat  dewasa ini adalah keterbelakangan ekonomi. Sejak lama, hal tersebut menjadi tantangan dan  perhatian banyak kalangan, namun belum juga  teratasi. Indikasinya, warga yang  berada di bawah garis  kemiskinan, masih cukup bejibun, termasuk di Jember.

Demikian diungkapkan Pembina Pelopor Kabupaten Jember H Misbahus Salam saat memberikan sambutan dalam  Sarasehan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat di Pendopo Kecamatan Kaliwates, Sabtu (6/1).

Keterbelakangan Ekonomi, Tantangan Besar Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)
Keterbelakangan Ekonomi, Tantangan Besar Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)

Keterbelakangan Ekonomi, Tantangan Besar Masyarakat

Menurut H MIsbah, untuk mengatasi keterbelakangan ekonomi tersebut, kreativitas dan kejelian  masyarakat dalam membaca peluang bisnis sangat diperlukan.

Ribath Nurul Hidayah

"Selain itu, pemerintah juga wajib memperioritaskan program-program kerakyatan yang bersifat pemberdayaan," ucap Wakil Ketua PCNU Jember itu.

Ketua Pelopor Jember H Fathorrozi menegaskan, pihaknya menyambut baik 22 program Bupati Jember yang beberapa di antaranya adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat, misalnya warung berjaringan, kampung industri dan sebagainya.

Ribath Nurul Hidayah

Menurutnya, peluang tersebut perlu disikapi dan ditangkap dengan baik oleh masyarakat. Bagi  warga yang jeli dan punya inisiatif tidak ada alasan untuk tidak menangkap peluang tersebut.

"Sekarang tinggal bagaimana kita memanfaatkan peluang yang ada, dan kami siap  memfasilitasi," jelas Ketua Parga Nusa Kabupaten Jember itu.

Sarasehan yang dihelat oleh Pelopor Jember itu menampilkan pembicara yang kompeten di bidangnya. Di antaranya adalah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten  Jember, Anas Maruf. Pesertanya adalah masyarakat umum dan puluhan pelaku Usaha Kecil Mengah (UKM). (Aryudi A Razaq/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

Ribath Nurul Hidayah Tegal, PonPes Ribath Nurul Hidayah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar